Kamis, 17 November 2011

NIDJI

Nidji adalah grup musik yang beranggotakan enam orang asal Jakarta yang terdiri dari Giring (vokal), Rama dan Ariel (gitar), Adrie (drum), Andro (bass), dan Randy (keyboard). Nidji merupakan penyempurnaan nama dari kata NIJI yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti pelangi. Para personil telah menyukai dan menyetujui konsep dengan nama itu, karena kata Nidji sangat merefleksikan warna musik mereka yang beragam serta berbeda satu sama lain, namun bisa membiaskannya dalam satu warna musik.
Konsep musik Nidji adalah modern rock yang memadukan unsur-unsur lain, seperti progresif, funk, alternatif, dan pop. Grup-grup band yang secara tidak langsung memengaruhi dan menjadi inspirasi terhadap corak musik Nidji, antara lain L'Arc~en~Ciel, Coldplay, Goo Goo Dolls, U2, Radiohead, Smashing Pumpkins, The Verve, Dave Matthews, The Killers, Keane, dan sebagainya.
Sejarah awal terbentuknya band Nidji yaitu dari persahabatan antara Rama dan Andro. Persahabatan mereka berkembang terus dalam dunia musik. Selanjutnya bersama Ariel yang telah bergabung dengan mereka, terciptalah sebuah lagu berjudul "Maria". Namun lagu itu belumlah sempurna dan masih membutuhkan sebuah vokal. Kemudian mereka bertemu dengan Giring yang selanjutnya dapat melengkapi lagu "Maria" dengan mengisi vokal pada lagu tersebut.
Setelah itu, Andro merekomendasikan Adri yang sebelumnya telah sering melakukan jam session bersamanya untuk menempati posisi sebagai drummer. Mereka berempat (Ariel, Andro, Adri, dan Giring) lalu menghubungi Rama yang sempat terpisah sebelum terciptanya lagu "Maria" untuk mencoba bermain musik bersama hingga akhirnya menemukan kecocokan visi dan misi.
Pada awal Februari tahun 2002, terbentuklah Nidji dalam formasi awal. Lalu pada awal April tahun 2005, Nidji menambah personilnya sehingga berjumlah enam, yaitu seorang keyboardist bernama Randy yang merupakan sahabat dari Giring, sang vokalis. Gaya 'memetik jambu' Giring saat menyanyi membuat Nidji menjadi band yang unik dan atraktif.

Personil band

Nidji terbentuk pada tahun 2002, dan pada tahun 2005 mereka mengeluarkan album perdana bertajuk Breakthru', dengan lima singel yaitu Sudah, Hapus Aku, Bila Aku Jatuh Cinta, Kau dan Aku, dan Disco Lazy Time. Tiga dari singel tersebut berhasil menyabet posisi #1 di MTV Ampuh, yaitu Sudah, Hapus Aku, dan Kau dan Aku . Tahun 2007, mereka mengeluarkan album kedua bertajuk Top Up, dengan lima singel andalan yaitu Biarlah, Jangan Lupakan, Arti Sahabat Akhir Cinta Abadi, dan Shadow. Lagunya Shadow yang menjadi soundtrack film Heroes, dan anehnya lagu tersebut mampu bertahan selama 13 minggu diposisi #1 di MTV Ampuh, padahal di Dahsyat dan Inbox lagu ini tidak sampai posisi 10 besar. Dan Nidji juga menjadi Lead-Band di album kompilasi Ost. Laskar Pelangi dengan singel andalan Laskar Pelangi. Nidji juga mendapatkan sertifikat Platinum untuk lagu-lagunya.

Bisa all Indonesia Final

Indonesia menempatkan masing-masing dua wakilnya di empat nonmor semifinal.
PALEMBANG –Tuan rumah Indonesia berpeluang menciptakan all Indonesian final pada empat nomor perorangan cabang bulu tangkis SEA Games 2011. Dari lima nomor yang dipertandingkan, Indonesia menempatkan masing-masing dua wakilnya di empat nomor, yakni tunggal putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Sedangkan di tunggal putri, Adriyanti Firdasari menjadi satu- satunya pebulu tangkis Indonesia yang mampu menerobos babak empat besar, setelah Bellatrix Manuputty kandas di babak awal.
Pebulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat juga memprediksi bakal terjadi All Indonesian Final di nomor tunggal putra bulutangkis. Optimisme Taufik tak lepas dari kemenangan yang diraihnya saat memastikan tiket semifinal, menyusul kesuksesan rekan senegaranya, Simon Santoso yang terlebih dahulu lolos.
Di nomor ganda putra, pasangan Bona Septano/Mohammad Ahsan dan seniornya Markis Kido/Hendra Setiawan juga punya peluang bertemu di final. Meskipun berat dua pasangan putri Indonesia, yakni Nitya Krishinda/Anneka Feinya  dan Vita Marissa/Nadya Melati juga punya peluang bertemu di final.
Di ganda campuran pasangan Ahmad Tantowi/Liliyana Natsir akan mencoba asa menembus final demikian juga psangan lainnya Muhammad Rijal/Debby Susanto.
Di babak semifinal, hari ini, Jumat (18/11), Taufik maupun Simon diprediksi bakal kembali mengulang sukses seperti di babak perempatfinal. Simon yang akan bertemu pebulutangkis Singapura, Zi Liang Derek Wong di atas kertas lebih dijagokan. Begitu pula dengan Taufik yang bersua pebulutangkis Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk.
“Melawan Tanongsak, saya harus yakin menang dan memastikan satu tiket final untuk Indonesia. Kemungkinan nantinya akan bertemu Simon di final. Saya kira itu sangat bagus. Bagaimana pun nanti hasilnya, setidaknya emas milik Indonesia,” ujar Taufik usai pertandingan perempat final, Kamis (17/11).
Sementara di tunggal putri, satu-satunya pemain Indonesia yang tersisa Adriyanti Firdasari kembali harus berjuang keras untuk bisa menembus final, karena bertemu unggulan pertama Porntip Buranaprasertsuk (Thailand).
“Saya belum pernah ketemu dia sebelumnya, tapi saya menganggap semua lawan berat. Saya akan berusaha main maksimal dan tanpa beban saja,” kata Firdasari.
Semifinal tunggal putri lainnya mempertemukan juara dunia junior tiga kali asal Thailand Ratchanok Intanon melawan unggulan keempat Fu Mingtian (Singapura).ins

from = http://www.surabayapost.co.id/?

found MY BLOG

Hahahay akhirnya ketemu juga blognya... setelah sekian username dan password serta tidak lupa emailnya yang selalu gonta-ganti.... OK join and follow mt blog chaanidjiholic.blogspot.com